RSS

Akuntansi Internasional Minggu 4. Akuntansi Komparatif : Amerika dan Asia

Nama : Kartika Ratna Sari W
Npm   : 24212034
Kelas  : 4EB12


        Akuntansi Komparatif ini terdiri dari lima negara yang berasal dari dua benua yaitu Benua Amerika dan Benua Asia. Dua negara yang berasal dari benua Amerika adalah Meksiko dan Amerika Serikat, lalutiga negara dari benua Asia adalah Cina, India, dan Jepang. 
        Amerika serikat dan Jepang memiliki tingkat perkembangan ekonomi yang tinggi, sementara Meksiko, Cina, dan India memiliki perekonomian yang baru :muncul". Dibandingkan dengan negara lain, Amerika Serikat merupakan pusat perekonomian terbesar dan rumah bagi perusahaan-perusahaan besar bertaraf multinasional. Jepang menjadi negara dengan perekonomian tertinggi kedua serta menjadi rumah untuk bisnis-bisnis terbesar di dunia. Kedua negara tersebut merupakan pendiri Komite Standar Akuntansi Internasional (International Standards Committee), sekarang menjadi Dewan Standar Akunansi Internasional (IASB-International Accounting Standards Board), dan mereka juga memiliki peraturan utama dalam menjalankan agenda IASB. Sebagai tambahan, kedua lembaga pengatur standar tersebut memiliki komitmen untuk memusatkan prinsip akuntansi umum berlaku nasional (GAAP-national generally accepted accounting principles) dengan Standar laporan keuangan internasional (IFRS-International Financial Reporting Standards).


LIMA SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN NASIONAL 

1. Amerika Serikat
        Akuntansi di Amerika Serikat diatur oleh badan sector Dewan Standar Akuntansi keuangan (Financial Accounting Standard Board-FASB) akan tetapi yang menjadi penyokong kewenangan terhadap standarisasi mereka adalah agensi kepemerintahan Komisi Keamanan dan Kurs (Securities and Exchange Commission-SEC). Berikut dibawah ini data perekonomian negara-negara yang terpilih :
Sumber : International Accounting. Frederick D.S Choi, Gary K. Meek. 2010. Hal 137

Kunci utama yang memungkinkan sistem shared-power ini bkerja dengan efektif adalah 1973 SEC Accounting Series Release (ASR) No.150, yang mengemukakan :
  • Komisis bermaksud melanjutkan kebijakannya dalam mencari sektor swasta untuk kepemimpinan dalam rangka membangun dan meningkatkan prinsip-prinsip akuntansi. Untuk tujuan praktik kebijakan, prinsip, standar, dan praktik yang dikeluarkan secara resmi oleh FASB dan interpretasi dan kewenangan substansial, dan bagi yang tidak setuju dengan keputusan FASB akan dianggap tidak memiliki dukungan.
       Hingga tahun 2002, Institut Setifikasi Akuntansi Publik Amerika (American Institute Of Certified Public Accountants-AICPA), sebagai badan khusus lainnya juga mengaudit standarisasi mereka. 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

        Sistem yang dianut Amerika Serikat tidak memiliki persyaratan legal untuk publikasi mengenai laporan audit periodik keuangan. Perusahaan di Amerika Serikat dibentuk dibawah hukum Negara, bukan hukum federal. Setiap Negara bagian memiliki peraturan dasar perusahaan tersendiri, secara umum peraturan tersebut mengandung persyaratan minimal untuk menjaga catatan akuntansi serta publikasi periodik laporan keuangan.
     Banyak dari peraturan tersebut tidak kaku memaksa, serta laporan yang diberikan kepada agensi lokal seringkali tidak bisa diketahui umum. Dengan demikian audit tahunan serta persyaratan laporan keuangan secara realistis hanya ada pada tingkat federal saja seperti yang suidah di spesifikasikan oleh SEC. Oleh karena itu, SEC memiliki yuridiksi terhadap perusahaan-perusahaan yang terdaftar di pertukaran stock AS serta perusahaan yang berdagang over the counter. Perusahaan yang memiliki keuangan terbatas tidak memiliki kewajiban persyaratan untuk laporan keuangan yang membuat Amerika Serikat terlihat ganjil dalam norma internasional.
       SEC memeiliki kewenangan penuh untuk menjelaskan standar akuntansi dan laporan kepada perusahaan publik akan tetapi bergantung pada sektor swasta dalam penerapan standardisasi tersebut. Oleh karena SEC merupakan agensi regulator yang independen, kongres serta presiden tidak meiliki pengaruh secara langsung terhadap kebijakan yang mereka buat. SEC hanya memiliki kewenangan yang diberikan melalui keputusan kongres. Sebagai bagian dari regulai SEC mengeluarkan accounting series release, financial reporting releases, dan staff accounting bulletins
    FASB dibentuk pada tahun 1973 dan pada Desember 2006 telah mengeluarkan Laporan Standar Akuntansi Keuangan 158 (158 Statements Of Financial Accounting Standards-SFASs). Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi yang berguna untuk para investor baik yang telah maupun yang berpotensi menjadi investor, kreditor, dan lainnya yang memutuskan untuk mengambil kredit, investasi, dan sebagainya. Penggunaan kerangka berfikir oleh FASB merupakan gambaran pengaturan standarisasi yang cukup signifikan di Amerika Serikat. SFASs merupakan komponen utama dari GAAP .
          Sarbanes-Oxley Act memiliki dasar hukum pada tahun 2002, yang secara signifikan memperluas persyaratan AS dalam perusahaan pemerintah, penjelasan dan laporan, serta regulasi audit profesi. Diantara semua yang paling penting adalah pembentukan PCAOB yaitu sebuah organisasi non-profit yang diawasi langsung oleh SEC. Tanggungjawabnya antara lain :
  • Menetapkan audit, pengendalian kualitas, etika, kemandirian, dan standarisasi lainnya yang berubungan dengan persiapan untuk laporan audit perusahaan agar aman diketahui publik.
  • Mengawasi subjek audit perusahaan publik terhadap keamanan hukum
  • Memeriksa akuntansi firma publik yang telah terdaftar
  • Mendukung akuntansi firma publik, serta memberikan kasus kepada SEC atau badan lain untuk menginvestasikan lebih lanjut.
Sebelumnya, AICPA telah mengeluarkan standarisasi audit, yang bertanggung jawab terhadap Kode Etik Profesinal serta kedisiplinan auditor. PCAOB secara efektif berasumsi bahwa tanggung jawab tersebut muncul dari AICPA.

Laporan Keuangan
        Tipe laporan keuangan tahuinan pada perusahaan terbesar di AS memiliki beberapa komponen di bawah ini:
  1. Laporan manajemen
  2. Laporan auditor independen
  3. Laporan keuangan primer (Laporan Laba/Rugi, neraca, Laporan arus kas, Laba rugi komprehensif, perubahan ekuitas pemegang saham)
  4. Diskusi manajemen dan analisis hasil opersional dan kondisi keuangan
  5. Penjelasan mengenai kebijakian akuntansi dengan dampak yang paling kritis pada laporan keuangan
  6. Catatan atas laporan keuangan
  7. Perbandingan data keuangan selama lima tahun atau sepuluh tahun
  8. Data triwulan terpilih 
Penggabungan laporan keuangan juga dibutuhkan, dan laporan keuangan AS yang dipublikasikan biasanya tidak berisi parent-company-only.  

Patokan Akuntansi
Peraturan patokan akuntansi di Amerika Serikat berasumsi bahwa kesatuan bisnis akan terus berlangsung jika terus diperhatikan. Berikut beberapa diantaranya :
  • Goodwill dikapitalisasikan sebagai selisih antara harga pasar yang dipertimbangkan dalam pertukaran dengan harga pasar di bawah aset bersih yang diperoleh,
  • Amerika Serikat bergantung pada harga perolehan untuk menilai aset berwujud dan aset tidak berwujud dan penyesuaian nilai mata uang asing hanya diperbolehkan setelah ada penggabungan bisnis,
  • LIFO, FIFO, dan metode biaya rata-rata diperbolehkan dan telah digunakan secara luas untuk penetapan harga persediaan,
  • Saat financial lease menjadi bahan dalam pembelian properti, nilai properti tersebut dikapitalisasikan dan korespondensi kewajiban dibukukan, dan lain sebainya.


2. Meksiko

    Sebelum penaklukan spanyol pada tahun 1500-an, Meksiko merupakan rumah bagi bermacam kebudayaan, termasuk Olmec, Maya, Toltec dan Aztec. Meksiko memiliki Free-Market ekonomi yang besar. Perusahaan milik pemerintah atau yang dikontrol perusahaan industry perminyakan dan sarana umum, sedangkan swasta mendominasi pabrik, konstruksi, tambang, hiburan serta industry pelayanan. Perekonomian free-market mulai membaik selama 1990-an yang membantu mengurangi inflasi, meningkatkan pertumbuhna ekonomi, serta membawa dasar ekonomi yang lebih baik. Perbaikan tersebut juga termasuk merombak proteksi terhadap perdagangan, membuka investasi asing, serta menyetujui perjanjian dagang regional. Perjanjian yang paling penting bagi Meksiko adalah Notrh American Free Trade Agreement (NAFTA),yang ditandatangani juga oleh Kanada dan Amerika Serikat pada tahun 1994. Hamper 60 persen untuk perdagangan impor dan 90 persen untuk ekspor Meksiko berasal dari Amerika Serikat. Meksiko merupakan Negara dengan perekonomian terbesar keduabelas (dalam hal produk domestik bruto).
    Dengan banyaknya perusahaan yang dikontrol oleh perseorangan, perusahaan Meksiko biasanya menjaga infrmasi dan merahasiakan laporan keuangan mereka. hal ini kini sudah berubah. Penjelasan praktik perusahaan Meksiko terus dipengaruhi oleh ekspektasi pasar AS. Gambaran lain dari akuntansi Meksiko adalah menggunakan akuntansi tingkat harga umum sebagai dasar perhitungan. Pengaruh AS terhadap perekonomian Meksiko meluas hingga akuntansi. NAFTA memberikan tren baru mengenai kerja sama yang lebih kuat antara organisasi akuntansi Meksiko, Kanda, dan Amerika Serikat. Sekarang, bentuk pengaturan standarisasi akuntansi ketiga negara tersebut berkomitmen pada program harmonisasi dan mencoba untuk selalu bekerja sama. Meksiko juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan IFRS, dan sekarang menurut pada IASB sebagai panduan dalam menyelesaikan permasalahan akuntansi yang muncul terutama dalam kasus dimana tidak tercantum dalam standarisasi Meksiko.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
    Mexican Comercial Code dan hukum pendapatan pajak mengandung persyaratan untuk menjaga kumpulan data pembukuan tertentu dan mempersiapkan laporan keuangan, akan gtetapi pengaruh mereka terhadap laporan keuangan secara umum tidaklah besar. Standardisasi akuntansi dikeluarkan dikeluarkan oleh Council for Research and Development of Financial Information Standards (CINIF). CINIF adalah rekanan terencana pada sector publik (Swasta) setelah financial accounting standards board dari AS dan International Accounting Standards Boards. Secara spesifik mereka bertujuan untuk menyatakan GAAP Meksiko dan IFRS.
        Walaupun sistem yang legal berdasarkan pada hukum publik, pengaturan standarisasi akuntansi di Meksiko menggunakan pendekatan sistem Inggris-Amerika, atau Anglo-Saxon, daripada pendekatan Eropa kontinental. Prinsip akuntansi Meksiko tidak membedakan perusahaan besar dan kecil, serta dapat diaplikasikan di semua bidang bsinis. Semua perusahaan yang berada di bawah hukum Meksiko harus menunjuk minimal satu auditor berwenang untuk melapor pada para pemegang saham erkait aporan keuangan tahunan.

Laporan Keuangan
     Tahun fiskal perusahaan di Meksiko harus bersamaan dengan kalender tahunan perbandingan laporan keuangan gabungan yang harus disiapkan antara lain:
  • Neraca
  • Laporan Laba/Rugi
  • Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
  • Laporan perubahan posisi keuangan
  • Catatan
    Laporan keuangan harus disesuaikan terhadap inflasi. Efek penyesuaian tersebut ditunjukkan pada laporan perubahan ekuitas pemegang saham yang sama dengan laporan arus kas serta terbagi kedalam aktivitas operasional, investasi, dan keuangan.

       Catatan adalah bagian yang melengkapi laporan atas perubahan posisi keuangan (yang dibantu oleh auditor) yaitu antara lain :
  • Kebijakan akuntansi pada perusahaan
  • Ketersediaan material
  • Komitmen untuk pembelian saham substansial atau dibawah hak kontrak
  • Penjelasan mendetail mengenai utang jangka panjang dan kurs mata uang asing
  • Batasan dividen
  • Jaminan
  • Rencana pensiun pegawai
  • Transaksi pada perusahaan sejawat
  • Pajak
Patokan Akuntansi
     Laporan keuangan gabungan disiapkan saat induk perusahaan mengontrol perusahaan lainnya. kontrol diindikasikan oleh kemampuan untuk memutuskan operasional dan kebijakan perusahaan. Berikut beberapa patokan akuntansi Meksiko antara lain :
  • Metode pembelian digunakan untuk menghitung bisnis gabungan,
  • Goodwill merupakan kelebihan harga pembelian terhadap nilai sekarang asset bersih yang didapatkan.
  • akuntansi tingkat harga umum telah digunakan di Meksiko, harga perlehan non-moneter disajikan ulang dalam peso terhadap kekuatan pembelian saat ini dengan menggunkan faktor yang diturunkan dari National Consumer Price index (NCPI),
  • Aset berwujud akan didepresiasi berdasarkan masa manfaat/kegunaannya, sedangkan Aset tidak berwujud diamortisasikan berdasarkan masa manfaatnya (tidak lebih dari 20 tahun) kecuali manfaatnya tidak terbatas, dan sebagainya.


3. Jepang

  Pembukuan dan laporan keuangan jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh domestic dan internasional. Dua agensi pemerintahan yang terpisah memiliki tanggung jawab regulasi akuntansi dan terdpat pengaruh yang lebih jauh lagi dari undang-undang pajak penghasilan perusahaan jepang. Pada setengah awal abad ke-20, pemikiran akuntansi merupakan refleksi adanya pengaruh jerman. Kini, efek dari Internasional Accounting Standards Board telah terasa  dan pada 2001 terjadi perubahan besardengan adanya pembentukan organisasi pengaturan standardisasi akuntansi sektor swasta.
       Perusahaan Jepang memiliki ketertarikan ekuitas tersendiri, dan sering kali bergabung dengan firma milik pribadi yang lain atau disebut dengan Kieretsu. Pada tahun a990-an bentuk bisnis ini telah ditransformasi saat jepang mengambil alih perbaikan struktural untuk mrnggerakan stagnasi ekonomi. Krisis keuangan yang mengikuti "pergerakan ekonomi" Jepang juga disebabkan oleh review standarisasi laporan keuangan Jepang. Akuntansi “Big Bang” mulai ditunjukkan di akhir 1990-an untuk menciptakan perekonomian jepang yang sehat sehingga perusahaan menjadi lebih transparan dan membawa jepang kearah standardisasi sosial.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
      Pemerintah nasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntansi jepang. Regulasi akuntansi berdasarkan pada tiga badan hokum: Undang-undang perusahaan, undang-undang pertukaran dan sekuritas dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan. Ketiga badan tersebut saling berinteraksi satu sama lain . Praktisi terkemuka jepang menggambarkan situasi tersebut sebagai “system legal triangular”.
       Accounting Standards Board Of Japan (ASBJ) dibentuk pada tahun 2001, ASBJ berhubungan dengan yayasan Financial Accounting Standards Foundation (FASF). ASBJ memiliki tanggungjawab utama untuk mengembangkan standarisasi pembukuan serta panduan implementasinya di Jepang.  Tringulasi standarisasi pembukuan, undang-undang perusahaan, dan undang-undang perpajakan masih tetap menjadi gambaran dari laporan keuangan Jepang. Berdasrkan undang-undang perusahaan laporan keuangan serta jadwal yang mendukung perusahaan kecil dan menengah merupakan subjek untuk audit hanya oleh auditor yang berwenang.
        Japanese Intitute Of Certified Public Accountants (JICPA) merupakan organisasi profesional dari CPAs di jepang. Seluruh CPAs harus termasuk ke dalam JICPA. JICPA mengeluarkan panduan mengenai permasalahan akuntansi, serta menyediakan input bagi ASBJ dalam mengembangkan stadarisasi akuntansi.

Laporan Keuangan
Perusahaan yang tergabung di bawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat pemegang saham yang isisnya antara lain :
  • Neraca
  • Laporan laba rugi
  • Lapoiran atas perubahan ekuitas pemegang saham
  • Laporan bisnis
  • Jadwal terkait
   Catatan yang melengkapi neraca dan laporan laba rugi menggambarkan kebijakan akuntansi dan meyediakan tambahan lain, seperti pada Negara-negara lain. Laporan bisnis berisikan ringkasan sitem bisnis dan pengendalian internal mereka, serta operasi mengenai operasional, poisisi keuangan dan hasil operasional. Beberapa jadwal pendukung juga dibutuhkan tetapi terpisah dari catatan, yaitu:
  • Perubahan pada obligasi dan utang jangka pendek dan jangka panjang
  • Perubahan pada aktiva tetap dan akumulasi penyusutan
  • Asset yang dijaminkan
  • Jaminan utang
  • Perubahan pencadangan
  • Jumlah dari dan untuk pemegang saham
  • Kepemilikan ekuitas dalam anak perusahaan serta jumlah saham anak perusahaan
  • Penerimaan dari anak perusahaan
  • Transaksi dengan direktur, auditor wewenang, pemegang saham dan pihak ketiga yang menghasilkan konflik kepentingan
  • Pembayaran gaji kepada direktur dan wewenang
Informasi tersebut disiapkan untuk satu tahun pada dasar induk perusahaan dan diaudit oleh auditor yang berwenang. Undang-undang perusahaan tidak membutuhkan laporan arus kas atau dana.

Patokan Akuntansi
Perubahan  berdasarkan implementasi Big Bang, antara lain :
  1. Adanya kebutuhan daftar perusahaan untuk laporan arus kas,
  2. penambahan jumlah anak perusahaan yang bergabung berdasarkan kontrol daripada presentase kepemilikan,
  3. Penambahan jumlah perusahaan afiliasi yang dilaporkan menggunakan metode ekuitas berdasarkan signifikansi pengaruh daripada presentasi kepemilikan,
  4. Menilai persediaan dengan biaya yang lebih rendah atau nilai bersih daripada dengan biaya,
  5. Pencadangan penuh atas pajak tangguhan, dan
  6. Akrual penuh bagi kewajiban pensiun dan pemberhentian kerja lainnya. 
Akuntansi di Jepang sedang diubah agar dapat mengikuti IFRS.


4. Cina
    Akuntansi di cina memiliki sejarah yang panjang. Berfungsi dalam peran pemeliharaan yang bisa terkuak mulai abad 2200 SM. Selama dinasti Hsiu, dan dokumen-dokumennya menunjukkan bahwa akuntansi telah digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan pencapaian diantara pejabat kerajaan dan pangeran dinasti Xia (2000-1500 SM). Confucius muda (551-479 SM) dulunya adalah seorang manajer gudang dan tulisan-tulisannya menyebutkan bawa pekerjaannya meliputi pembukuan-mencatat resep dan pembiayaan saat itu.
    Karakteristik dasar akuntansi Cina dimulai sejak pemebntukan RRC pada tahun 1949. Cina menerapkan program ekonomi yang sangat terpusat, memperlihatkan prinsip dan pola Marxis meniru system kesatuan soviet. Tujuan akuntansi di Negara ini adalah memenuhi kebutuhan program dan pengendalian ekonomi. ekonomi cina saat ini digambarkan sebgai ekonomi hibrid, dimana negara mengontrol komoditas dan industri strategis, sementara industri lainnya seperti perdagangan dan sektor swasta ditumbuhkan dengan sistem yang berorientasi pada pasar.

Regulasi dan pelaksanaan akuntansi
      Undang-undang akuntansi, terakhir kali diubah pada tahun 2000, mencakup semua perusahaan dan organisasi termasuk semua yang tidak dipegang atau diatur oleh Negara. The state council/dewan pemerintah juga mengeluarkan aturan pelaporan dan akuntansi keuangan perusahaan.  Semua peraturan ini berfokus pada pembukuan, persiapan laporan keuangan, praktik pelaporan dan akuntansi keuangan lainnya dan berbagai hal tentang pelaporan. Komite Standar Akuntansi cina didirkan dan berwenang didalam departemen keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangan standar akuntansi. Berikut dibawah ini isi dari ASBE-Standar Dasar cina :
Sumber : International Accounting. Frederick D.S Choi, Gary K. Meek. 2010. Hal 158

      Sampai tahun 1995, cina memiliki dua organisasi akuntansi professional. The Chinese Institute of Certified Public Accountants (CICPA), didirikan tahun 1988 dibawah yuridiksi Departemen keuangan mengatur audit sector-sektor perusahaan swasta.

Pelaporan Keuangan
        Periode pembukuan diminta sesuai dengan kalender tahunan laporan keuangan terdiri atas:
  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan perubahan ekuitas
  5. Catatan

Laporan tambahan dibutuhkan untuk pengungkapan penurunan nilai aset, perubahan pada struktur modal, apropriasi laba, dan bisnis, dan aspek geografis. catatan mencakup sebuah laporan kebijakan akuntansi.

Patokan Akuntansi
Beberapa berikut ini patokan akuntansi di cina :

  • Penggabungan usaha dicatat menggunakan metode pembelian,
  • Goodwill adalah perbedaan antara biaya dan harga pasar aset dan kewajiban yang diakuisisi,
  • Metode ekuitas digunakan bagi investasi dalam rekanan atau menghitung usaha gabungan,
  • harga perolehan adalah basis untuk penilaian aset berwujud, revaluasi tidak diperbolehkan, dan lain sebagainya.


5. India 
      Perekonomian eropa mulai bersaing dengan india setelah portugis tiba pada tahun 1498. Benteng luar pertama orang inggris dibentuk di perusahaan india bagian selatan tahun 1916. Dari 1947 sampai akhir 1970-an, ekonomi india digolongkan dengan bergaya program sosialis pemerintah terpusatdan industry pengganti barang impor. Produksi ekonomi telah berubah dari pertanian, kehutanan, perikanan dan manufaktur tekstil dengan beragam industry berat dan transportasi. Akan tetapi, kurangnya persaingan akibat pada rendahnya kualitas produk dan inefisiensi dalam produksi. Perubahan di india terjadi pada tahun 1991 yang telah memutus kendali birokrasi dan mendorong terciptana pasar yang lebih kompetitif.

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi
       Pengaruh Inggris meluas pada akuntansi : Pelaporan keuangan ditunjukkan pada saat presentasi wajar dan ada profesi akuntansi independen yang mengatur standar akuntansi dan proses audit. Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di India adala lembaga hukum dan profesi akuntansi.     
    The institute of chartered accountants of India yang didirikan pada tahun 1949 mengatur izin profesi akuntansi dan bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi dan proses audit. Anggota lembaga akuntansi dikenal sebagai akuntan terdaftar dan institute yang dikelola oleh organisasi professional lain. Dewan Akuntansi Standard-accounting standards board menerbitkan Indian accounting standards dan dewan audit dan asuransi standar- Auditing and assurances standards boards menerbitkan auditing Assurances Standards (AAS). AAS adalah prasyarat untuk praktik proses audit.

Pelaporan Keuangan
Laporan keuangan terdiri atas :
  1. Neraca dua tahun
  2. Laporan Laba/Rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Kebijakan Akuntansi
  5. Catatan
Perusahaan yang tidak terdaftar hanya perlu menyiapkan laporan intinya saja, akan tetapi bagi perusahaan yang terdaftar harus menyiapkan laporan gabungan dan laporan inti.

Pengukuran Akuntansi
      Anak perusahaan digabungkan ketika induk perusahan memiliki saham lebih dari setengah kemampuan voting atau mengontrol pengaturn komposisi dewan direktur. Tidak ada standar pembukan dalam penggabungan usaha, tetapi kebanyakan dari mereka dihitung sebagai pembelian. Akan tetapi, metode penyatuan bunga (pooling) digunakan bagi perusahaan merger. Goodwill berbeda diantara perhitungan yang ada dan hasil jumlah aset dan utang yang diperoleh. Penyesuaian pertukaran mata uang dalam laporan keuangan untuk usaha asing bergantung pada apakah kesatuan (induk) laporan usaha itu integral dan non-integral. Aset tetap dinilai baik dalam harga perolehan atau harga wajar. Revaluasi harus diterapkan pada keseluruhan golongan aset tetap.

Berikut ini rangkuman perbedaan kelima negara yang dimuat dalam tabel :
 Sumber : International Accounting. Frederick D.S Choi, Gary K. Meek. 2010. Hal 165




REFERENSI :

Choi, Freerick D. S, Meek, Gary K, Akuntansi Internasional Buku 1 Edisi Keenam (Jakarta:Salemba Empat 2010), hal.135-165.



0 komentar:

Posting Komentar